Xen, mungkin sebuah jawaban bagi sebuah kantor LSM maupun UKM sebagai alternatif menghemat biaya untuk sebuah server, dengan 1 buah server sudah bisa di gunakan untuk berbagai keperluan seperti : fileserver, mail server, webserver yang terkadang kita ingin setiap layanan berbeda OS (operating system) nya dengan biaya murah.
awal mula saya mulai mencoba mengali xen di sarankan sama temen untuk belajar hal ini dengan dia memberikan penjelasan fungsi dan kegunaanya, setelah beberapa lama omongan itu tengelam saya melihat sebuah CPU ACER Altos G510 setelah saya buka saya bersihkan sana sini dan kebetulan juga baru pertama bersihin cpu server rada bingung juga setelah semua bersih baru deh di pasang dan cobak di nyalakan, dengan spesifikasi :
Processor/Cache
Intel® Xeon® processor, from 2.0GHz, 512k
400 or 533MHz front side bus (FSB), (dual processor capable)
Memory
Apacer 1Gbx2
HDD
Seagate Cheetah Ultra 320 70Gbx2
SCSI Controller
LSI® 1020 Single Channel U320 SCSI controller with RAID-1 0 5 support
Video
ATi® Rage XL integrated with 8MB of VRAM
Network Interface Controller
Integrated BCM5702 Gigabit-LAN (10, 100, and 1000MBps)
Installasi xen
saya mengunakan distro Hardy Heron dengan services terinstall OpenSSH-Server dan table partisi sebagai berikut
6GB /swap
10GB /
Sisa /home
1. Persiapan dan pembersihan yang tidak perlu
setelah proses installasi selesai maka kita tinggal melakukan installasi xen-server, dengan user root :
apt-get update;apt-get upgrade
apt-get install vim-full
remove apparmor karena kita tidak memerlukannya
/etc/init.d/apparmor stop
update-rc.d -f apparmor remove
2. Install xen lewat repositori ubuntu
apt-get install ubuntu-xen-server
mv /lib/tls /lib/tls.disabled
vi /etc/modules
[...]
loop max_loop=64
[...]
untuk melihat hasil installasi xen , ls -l /boot
mkdir /home/xen
default direktori images
menyesuaikan konfigurasi
vi /etc/xen-tools/xen-tools.conf
[...]
dir = /home/xen
[...]
dist = hardy # Default distribution to install.
[...]
gateway = 192.168.1.1
netmask = 255.255.255.0
broadcast = 192.168.1.255
[...]
passwd = 1
[...]
mirror = http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/
[...]
setelah semua proses installasi dan konfigurasi selesai pc kita reboot : dengan perintah reboot atau init 6
ketikan uname -r saat system sudah up untuk melihat apakah kernel xen sudah di gunakan
root@xen1:~# uname -r
2.6.24-19-xen
root@xen1:~#
3. Membuat mesin virtual
xen-create-image –hostname=xen1.example.com –size=10Gb –swap=256Mb –ide \
–ip=192.168.1.101 –netmask=255.255.255.0 –gateway=192.168.1.1 –force \
–dir=/home/xen –memory=128Mb –arch=i386 –kernel=/boot/vmlinuz-2.6.24-19-xen \
–initrd=/boot/initrd.img-2.6.24-19-xen –install-method=debootstrap –dist=hardy \
–mirror=http://archive.ubuntu.com/ubuntu/
jika proses membuat image sudah selesai edit bagian disk pada file
vi /etc/xen/xen1.example.com.cfg
[...]
disk = [
'tap:aio:/home/xen/domains/xen1.example.com/swap.img,hda1,w',
'tap:aio:/home/xen/domains/xen1.example.com/disk.img,hda2,w',
]
[...]
kalau hal ini tidak dilakukan maka akan mengalami error saat di jalankan
xm create -c /etc/xen/xen1.example.com.cfg
mv /lib/tls /lib/tls.disabled
jika semua berjalan normal maka kita harus membuatnya berjalan secara otomatis saat mesin melakukan restart
keluar dari mesin CTRL+]
xm shutdown xen1.example.com
ln -s /etc/xen/xen1.example.com.cfg /etc/xen/auto
beberapa perintah yang tedapat pada xen:
xm create -c /direktori/ke/konfigurasi - Menjalankan mesin virtual.
xm shutdown <nama domain> - Stop mesin virtual.
xm destroy <nama domain> - mematikan mesin virtual tanpa shutdown seperti kita menekan tombol power on off
xm list - melihat system yang berlajan.
xm console <nama domain> - masuk mesin virtual.
xm help - List seluruh perintah yang ada.